6 Cara Balancing Ban Mobil agar Aman & Nyaman saat Berkendara

balancing ban

Seiring pemakaian, ban mobil akan mengalami perubahan bentuk, pun menjadi aus yang mana bisa menimbulkan sejumlah masalah seperti roda bergetar. Oleh sebab itu, perlu dilakukan yang namanya balancing ban mobil.

Balancing adalah prosedur untuk menyelaraskan kembali roda-roda mobil menggunakan alat pemberat yang bervariasi dari segi bentuk, ukuran, maupun bobotnya. Yuk, simak cara balancing ban mobil berikut ini!

Cara Balancing Ban Mobil

Ada sejumlah cara balancing ban, salah satu yang paling umum adalah menggunakan alat yang disebut ‘wheel balancer’.

Pertama-tama, ada sejumlah peralatan yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Alat-alat yang dimaksud meliputi:

  • Mesin wheel balancer
  • Alat ukur
  • Penggaris
  • Timbal
  • Pemberat

Setelah semua alat siap, berikut ini langkah-langkah mem-balance ban mobil pada umumnya:

1. Kendurkan Mur Ban

Langkah pertama, kendurkan mur ban menggunakan kunci roda atau ring. Lalu, alat dongkrak mobil agar proses pelepasan ban jadi mudah.

Jika ban sudah terlepas, singkirkan mur-murnya terlebih dahulu sampai proses balancing selesai.

2. Bersihkan Velg Mobil dari Kotoran

Selanjutnya, bersihkan velg mobil dari kotoran yang menempel. Pastikan juga tekanan ban juga harus sesuai dengan standar.

Mengapa demikian? Perlu Anda ketahui, tekanan ban yang melebihi standar berpotensi menimbulkan bagi pengguna selama proses balancing berlangsung.

3. Pasang Wheel Balancer

Langkah selanjutnya adalah dengan memasangkan wheel balancer pada roda mobil.

Wheel balancer terdiri dari poros yang berfungsi untuk menempatkan dan memutar roda. Selain itu, ada juga komponen berupa display yang akan memberikan informasi seputar bagian ban yang tidak seimbang. Komponen lainnya meliputi alat pengukur velg dan penyeimbang.

Setelah itu, pasang ban yang akan di-balance pada mesin tersebut. Jangan lupa juga untuk memasang mur dengan kunci ring sampai kuat.

5. Pasangkan Pemberat Balancer

Ketika titik ketidakseimbangan ban sudah diketahui, ambillah alat pemberat balancer sesuai dengan angka yang diinformasikan oleh mesin. Kemudian, pasangkan pada ban.

Apabila sudah terpasang, tutup ban mobil dan tekan tombol start pada mesin balancer. Biarkan mesin bekerja sampai layar informasi menunjukkan ban sudah seimbang.

6. Pasang Kembali Ban ke Mobil

Setelah balancing selesai, lepaskan ban dari mesin wheel balancer menggunakan kunci roda. Kemudian, pasang kembali ban ke mobil seperti sedia kala.

Idealnya, balancing ban mobil dilakukan setiap 15 ribu kilometer atau setidaknya jaraka tempuh mobil sudah melewati 10 ribu kilometer.

Biaya Balancing Ban Mobil

Biaya yang harus Anda keluarkan untuk melakukan balancing bervariasi, tergantung daru bengkel dan prosedur perawatan yang dilakukan. Namun, pada umumnya, bengkel akan mematok harga mulai dari Rp10 ribu – Rp 30ribu per ban.

Mengapa Balancing Ban Penting Dilakukan?

Seperti yang telah dijelaskan di awal, seiring pemakaian, akan terjadi perubahan pada ban mobil. Nah, perubahan ini tak pelak bisa berpengaruh terhadap tingkat kenyamanan dan keamanan Anda saat berkendara. Oleh sebab itu, balancing perlu dilakukan.

Secara umum, berikut adalah manfaat dari melakukan balance ini:

  • Meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat berkendara
  • Memperpanjang jangka waktu pemakaian ban
  • Pemakaian bahan bakar jadi lebih irit
  • Menghindari ban aus tidak merata
  • Mempermudah setir mobil untuk kembali lurus setelah berbelok
  • Mencegah ban berdecit saat berbelok
  • Setir mobil senantiasa lurus
  • Menjagai kaki-kaki (onderstel) mobil tetap awet dan berfungsi baik

Nah, itu dia informasi mengenai balancing ban mobil yang perlu Anda ketahui. Merawat kendaraan secara berkala harus dilakukan agar Anda selalu aman dan nyaman saat berkendara. Semoga bermanfaat!