Ini Cara Daftar Vaksin Lansia di Atas 60 Tahun!

Jun - 12
2021
cara daftar vaksin lansia

Ini Cara Daftar Vaksin Lansia di Atas 60 Tahun!

Last Updated on October 11, 2021 by Andini

Setelah vaksin tahap 1 diperuntukan bagi tenaga medis, vaksin tahap 2 kini diperuntukan bagi lansia di atas 60 tahun dan petugas pelayanan publik. Vaksinasi untuk lansia saat ini sudah mulai dijalankan dan akan dilakukan secara menyeluruh di wilayah Indonesia. Pada prinsipnya, semua orang akan divaksinasi, namun untuk tahan kedua ini diprioritaskan untuk lansia. Lalu, bagaimana cara daftar vaksin lansia?

Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Untuk Lansia

Untuk yang masuk dalam kelompok sasaran lansia usia di atas 60 tahun, bisa mendaftarkan diri dengan 2 cara seperti berikut ini yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan:

1. Vaksinasi di Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) 

Langkah-langkahnya:

  • Mendaftar online Peserta dapat mengunjungi situs resmi Kemenkes www.kemkes.go.id, sehatnegeriku.kemenkes.go.id, atau situs resmi KPCPEN covid19.go.id.
  • Di dalamnya terdapat daftar tautan yang dapat dipilih sesuai lokasi tinggal.
  • Silahkan isi data dengan lengkap.
  • Peserta juga dapat meminta bantuan anggota keluarga atau pengurus RT/RW setempat bila merasa kesulitan.
  • Seluruh data peserta akan masuk ke Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota.
  • Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota menentukan jadwal serta lokasi vaksinasi.
  • Peserta melakukan vaksinasi.

2. Vaksinasi Massal oleh Organisasi 

Cara daftar vaksin lansia selanjutnya bisa melalu organisasi dengan langkah sebagai berikut:

  • Kerjasama dengan Kemenkes Vaksinasi dilaksanakan organisasi atau instansi yang bekerja sama dengan Kemenkes dan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Adapun organisasi atau instansi yang dapat bekerja sama, yaitu: Instansi kementerian atau lembaga Organisasi keagamaan Organisasi kemasyarakatan.
  • Organisasi atau institusi tersebut melakukan pendaftaran terhadap peserta yang berada di daerah mereka masing-masing.
  • Organisasi atau institusi tersebut akan menginformasikan jadwal serta lokasi pelaksanaan vaksinasi massal kepada peserta.
  • Peserta melakukan vaksinasi.

Jenis-Jenis Vaksin yang Telah Dipakai di Indonesia

vaksin corona di indonesia

Vaksin Sinovac 

Vaksin ini merupakan yang pertama digunakan di Indonesia untuk petugas medis dan lansia. Terbuat dari partikel virus Covid-19, SARS-CoV-2 yang dimatikan. Selanjutnya, vaksin ini akan memicu sistem kekebalan tubuh terhadap virus corona, tanpa menimbulkan respons penyakit yang serius. Berdasarkan uji klinis fase 3 di Indonesia menunjukkan efikasi vaksin Covid-19 sebesar 65,3%.

Baca juga: Fakta-Fakta Penting Mengenai Vaksin Sinovac. Apakah Efektif dan Aman?

Vaksin AstraZeneca 

Dikembangkan oleh para peneliti di University of Oxford dan AstraZeneca dari Inggris, vaksin ini memberikan perlindungan hingga 64,1% setelah satu dosis suntikan, dan 70,4% setelah suntikan kedua. Pengembangan vaksin AstraZeneca berbasis vektor adenovirus simpanse. Virus yang biasa menginfeksi simpanse, dimodifikasi secara genetik untuk menghindari kemungkinan infeksi parah terhadap manusia. 

Baca juga: Perbedaan Vaksin Sinovac dan AstraZeneca yang Dipakai Indonesia. Mana yang Paling Efektif?

Vaksin Sinopharm 

Vaksin ini adalah salah satu vaksin Gotong Royong yang akan digunakan di Indonesia. Vaksinasi gotong royong merupakan pelaksanaan vaksinasi kepada karyawan/karyawati dan individu lain dalam keluarga yang pendanaannya dibebankan pada badan hukum atau badan usaha. Jadi untuk penerimanya tidak dibebankan biaya sama sekali. Efektifitasnya diklaim sebesar 79%.

Vaksin CanSino

Vaksin ini juga digunakan untuk program vaksinasi gotong royong. Vaksin CanSino hanya memerlukan satu suntikan atau satu dosis saja, dan dapat memberikan perlindungan atau efikasi vaksin sebesar 65-69%. Kendati begitu, peneliti vaksin di CanSinoBio menyarankan agar suntikan penguat dapat diberikan enam bulan kemudian untuk meningkatkan antibodi lebih dari 90%. 

Cara daftar vaksin lansia saat ini sangat mudah dan terorganisir, bisa melalui beberapa cara di atas. Selain pencegahan dengan vaksin, Anda juga perlu memiliki asuransi kesehatan yang akan mengcover biaya perawatan dan rumah sakit. Jadi, tidak ada lagi biaya besar yang tiba-tiba keluar ketika Anda sakit. 

 

Reference:

https://www.kompas.com/sains/read/2021/05/18/160100823/5-vaksin-covid-19-yang-akan-digunakan-di-indonesia-dan-perbedaannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner asuransi covid