Cara Menjaga Kesehatan Jantung: Dimulai Dengan Hal Ini ,

cara menjaga kesehatan jantung

Jantung merupakan organ vital yang berperan dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Kita perlu menjaga kesehatan jantung untuk kelangsungan hidup. Apabila tidak dijaga, kemungkinan besar penyakit serius dapat menimpamu. 

Siapa saja bisa terkena penyakit, dari yang tua hingga yang muda. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 melaporkan bahwa penyakit kardiovaskuler seperti jantung, kanker, stroke, gagal ginjal, menempati penyebab tertinggi kematian di Indonesia terutama pada usia-usia produktif. 

Masih dari data Riskesdas 2018, prevalensi penyakit jantung berdasarkan diagnosis dokter di Indonesia mencapai 1,5%, tertinggi terdapat di Provinsi Kalimantan Utara dengan 2,2%.

Penyakit jantung bisa dicegah dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Gaya hidup sehat bisa dimulai dari yang sederhana dan dilakukan setiap hari. Tentu harus dengan konsistensi agar kesehatan jantung dapat membaik. 

Lalu bagaimana cara menjaga kesehatan jantung mulai dari sekarang? Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan. 

Menjaga Kesehatan Jantung dengan Makanan Sehat 

Mengonsumsi makanan sehat tidak hanya sekali atau dua kali, tetapi rutin harian hingga tahunan. Sehingga dapat menjadi kebiasaan yang baik dan teratur. 

1. Konsumsi Buah dan Sayur 

Buah dan sayur mengandung vitamin, mineral dan serat yang dapat menjaga kesehatan jantung. Kalium membantu menurunkan tekanan darah, dan serat larut bisa mengurangi kadar kolesterol. 

Membiasakan memakan buah dan sayuran bukan hanya baik untuk kesehatan jantung, tetapi juga untuk seluruh tubuh. Rutin konsumsi buah dan sayur mengurangi resiko terkena penyakit jantung. 

2. Tukar dengan Gandum Utuh

Gandum utuh dapat membuatmu kenyang lebih lama. Sereal yang terbuat dari gandum utuh mengandung lebih banyak biji-bijian alami, yang mana kaya akan nutrisi seperti serat makanan, lemak sehat, vitamin B dan E. 

3. Konsumsi  Ikan Berminyak (Oily Fish

Ikan berminyak seperti sarden, makarel, salmon, dan fresh tuna kaya akan asam lemak omega-3.  Ini dianggap sangat bermanfaat bagi jantung karena dapat menyeimbangkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Jika seorang vegetarian, kamu bisa mendapatkan lemak omega-3 dari bayam, bibit gandum, kacang kenari, kedelai, minyak canola, dan biji labu.

4. Gunakan Bumbu dan Rempah Sebagai Pengganti Garam

Makan terlalu banyak garam tidak baik untuk jantung.  Natrium dalam garam dapat meningkatkan tekanan darah tinggi, faktor resiko utama penyakit jantung. 

Maksimum asupan garam harian yang disarankan hanya 6 gram untuk orang dewasa dan 3 gram untuk anak-anak (2,5 gram garam setara dengan 1 gram natrium). Makanan dengan lebih dari 1,5 gram garam atau 0,6 gram natrium per 100 gram tergolong tinggi, jadi hindari makanan tersebut sebisa mungkin.

Kurangi penggunaan garam. Beralih lah memakai bumbu dan rempah-rempah untuk menambah cita rasa masakanmu.

Menjaga Kesehatan Jantung dengan Tetap Aktif Bergerak

Melakukan aktivitas fisik atau olahraga secara rutin dapat mengurangi resiko terkena penyakit dan serangan jantung. Dengan aktif bergerak, faktor penyebab penyakit jantung dapat dikontrol, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, dan kelebihan berat badan. 

Studi menunjukkan bahwa orang yang tidak aktif lebih mungkin mengalami serangan jantung daripada mereka yang terus bergerak. Cobalah untuk terus bergerak agar  meningkatkan sirkulasi dan kesehatan jantung. Atur jadwal latihan fisik sekitar 30-60 menit setiap harinya. Lakukan olahraga yang kamu sukai, agar kamu dapat melakukannya tanpa terpaksa.

Rutin bergerak aktif menguatkan tulang dan otot, dan bisa membuat kamu lebih energik, santai, dan bahagia.

Menjaga Kesehatan Jantung dengan Tidak Merokok

Bagi perokok aktif, hal yang perlu dilakukan untuk berhenti adalah memahami dampak yang ditimbulkan dari merokok.

Merokok adalah salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular. Perokok hampir dua kali lebih mungkin mengalami serangan jantung dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah merokok. 

Kebiasaan ini dapat merusak pembuluh darah yang menuju ke jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya. Hal ini  bisa membuatmu lebih mungkin cepat meninggal karena serangan jantung atau stroke dan  kematian jantung mendadak.

Perilaku merokok tidak hanya merusak lapisan arteri tetapi mengurangi jumlah oksigen dalam tubuh dan meningkatkan tekanan darah .

Berhenti merokok tidak selalu mudah bagi mereka yang sudah candu. Butuh niat yang kuat, dan kedisiplinan diri agar berhasil. Dukungan dari keluarga, orang tersayang bahkan hingga tenaga ahli bisa membantumu untuk berhenti dan lepas dari rokok. 

Rokok tak hanya merusak kesehatan, tetapi juga orang-orang yang ada di sekitarmu. Asap yang dihasilkan rokok bisa menyebabkan kanker paru-paru bagi orang yang menghirupnya. Untuk menjaga kesehatan bersama, kamu bisa berhenti  merokok. 

Tak hanya menjaga kesehatan, kamu juga perlu memberikan proteksi bagi kesehatanmu. Asuransi kesehatan dapat melindungimu dari resiko kesehatan di masa depan. Bukan hanya kamu, tetapi juga bisa melindungi keluarga dan orang tersayang. 

Pacific Cross Malacca Trust menawarkan proteksi dengan harga terjangkau dan benefit yang unggul. Untuk kamu yang ingin proteksi maksimal, Lippo Healthplus jadi jawaban bagi kamu yang memiliki budget lebih. 

Temukan keduanya hanya di Cekpremi, portal online pembelian produk asuransi  murah dan terpercaya. Dapatkan cashback hingga 10% untuk pembelian produk asuransi kesehatan.*

*Syarat dan Ketentuan berlaku

Pertanyaan Seputar Menjaga Kesehatan Jantung

 

Jantung Sehat Itu Seperti Apa?

Jantung yang sehat memiliki detak jantung yang normal, berkisar 60-100 detakan per menit. Tekanan darah normal pada jantung sehat berada di bawah angka 120/80 mmHg. Jantung sehat memiliki hasil pemeriksaan EKG atau ECG yang baik. Kadar kolesterol orang yang memiliki jantung sehat berada di bawah angka 200 mg/dL. Hasil pemeriksaan kadar glukosa berada di antara 100-150 mg/dL

Apa Ciri-ciri Jantung Bermasalah?

Ciri-ciri jantung bermasalah: 1. Nyeri dada menjalar, 2. Sesak napas, 3. Dada berdebar, 4. Cepat lelah, 5. Keringat berlebih, 6. Kaki bengkak, 7. Rasa tidak nyaman di dada, 8. Nyeri pada tenggorokan dan rahang.