Mengenal Immobilizer, Teknologi Canggih Anti Maling Pada Mobil!

immobilizer

Beberapa dari Anda tentunya tidak mengetahui apa itu immobilizer. Immobilizer adalah teknologi keamanan canggih yang terdapat pada mobil modern, yang berfungsi untuk mencegah mesin mobil dinyalakan menggunakan kunci yang tidak sesuai. Secara lebih teknis, immobilizer bekerja dengan memvalidasi sinyal dari chip yang tertanam di dalam kunci mobil; jika sinyal tersebut tidak cocok, mesin tidak akan bisa diaktifkan.

Dengan sistem ini, bahkan jika pencuri berhasil masuk ke dalam mobil, mereka tidak akan bisa menghidupkan mesin hanya dengan duplikat kunci, karena kunci tersebut tidak memiliki chip yang terprogram dengan sinyal yang diperlukan. Ini menambah lapisan keamanan yang signifikan dan mengurangi risiko pencurian kendaraan.

asuransi mobil

Selain itu, fitur ini juga memberikan ketenangan pikiran bagi pemilik mobil, karena mereka tahu bahwa kendaraan mereka lebih terlindungi dari upaya pencurian. Untuk lebih memahami bagaimana teknologi ini bekerja dan manfaat tambahan yang mungkin Anda peroleh, mari kita bahas lebih lanjut tentang komponen, cara kerja, dan tips pemeliharaan untuk sistem immobilizer pada kendaraan Anda. Penasaran dengan lebih banyak detailnya? Yuk, simak pembahasan lengkapnya!

Penjelasan lengkap mengenai immobilizer

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, immobilizer adalah sistem keamanan canggih yang dirancang untuk mencegah pencurian kendaraan dengan cara memastikan bahwa mesin mobil tidak akan bisa dinyalakan jika kunci yang digunakan tidak sesuai. Prinsip kerja dari sistem ini sangat menarik; immobilizer menggunakan variasi gelombang radio yang unik sebagai penanda identitas pada kunci mobil. Chip yang tertanam dalam kunci akan mengirimkan sinyal ke sistem mobil, dan jika sinyal tersebut tidak cocok, mesin mobil tidak akan aktif.

Maka dari itu, penggunaan kunci yang bukan kunci orisinil milik mobil akan mengakibatkan mesin tidak dapat dihidupkan. Teknologi ini sangat efektif dalam menurunkan risiko pencurian mobil karena membuat proses duplikasi kunci menjadi sangat sulit dan hampir mustahil tanpa akses ke teknologi pemrograman yang sesuai.

Meskipun sangat berguna, biasanya sistem immobilizer hanya terdapat pada mobil keluaran terbaru. Hal ini menunjukkan pentingnya mempertimbangkan fitur keamanan saat memilih mobil, terutama jika Anda tinggal di area dengan tingkat kejahatan yang tinggi atau sering meninggalkan mobil di tempat umum. Dengan demikian, keberadaan sistem immobilizer dapat memberikan ketenangan pikiran tambahan kepada pemilik kendaraan.

Cara kerja immobilizer

Ketika kunci dimasukkan ke dalam lubang kunci kontak pada sebuah mobil, proses pengaktifan sistem keamanan dimulai. Kunci tersebut akan mengirimkan sebuah sinyal radio ke komponen penting dalam sistem keamanan mobil, yang dikenal sebagai theft deterrent system. Sinyal ini mengandung kode unik yang harus diakui oleh sistem sebagai bagian dari proses verifikasi keamanan.

Jika sinyal radio yang dikirimkan oleh kunci sesuai dan diidentifikasi dengan benar oleh sistem, maka langkah selanjutnya akan diaktifkan. Sistem ini kemudian akan mengirimkan sinyal ke engine control module, yang merupakan otak dari sistem pengoperasian mesin mobil. Sinyal ini berfungsi sebagai ‘izin’ untuk menghidupkan mesin.

Setelah sinyal tersebut diterima oleh engine control module, mesin mobil akan menyala sebagaimana mestinya, memungkinkan kendaraan untuk digunakan. Namun, sebaliknya, jika sinyal yang diterima tidak sesuai—mungkin karena kunci yang digunakan adalah duplikat yang tidak sempurna atau rusak—maka mesin mobil tidak akan menyala. Ini berarti sistem keamanan berhasil mencegah potensi pencurian atau penggunaan tidak sah kendaraan, menjaga keamanan mobil serta menjamin bahwa hanya pengguna yang memiliki kunci yang benar yang dapat mengoperasikan mobil.

Komponen immobilizer

Ada 3 komponen utama yang terdapat pada immobilizer:

1. Transmitter

Berperan sebagai pengirim gelombang radio ke bagian engine control module

2. Transponder

Kebalikannya dari transmitter, fungsi komponen ini adalah sebagai penerima sinyal gelombang radio yang telah dikirm ke engine control module untuk diidentifikasi.

3. Theft Deterrent System

Merupakan bagian penentu apakah mesin bisa dinyalakan atau tidak. Berperan sebagai pengelola gelombang radio yang telah diterima. Komponen ini kemudian akan menentukan apakah sinyal sudah sesuai atau tidak. Jika sudah komponen ini akan mengirimkan

Kekurangan immobilizer

Nah diatas kita sudah membahas mengenai kelebihan dari immobilizer, maka dari itu ada baiknya kalian simak apa saja kekurangan pada sistem immobilizer:

1. Biaya penggantian kunci yang mahal

Jika seluruh kunci hilang, maka otomatis kalian harus mengganti semua sistem yang ada di dalam mobil. Nah proses inilah yang membuat biaya servis penggantian kunci sangatlah mahal.

2. Proses duplikat kunci lebih runyam

Pada tipe kunci mobil lama, proses duplikat sangatlah mudah, namun sebaliknya di tipe kunci yang menggunakan sistem immobilizer proses lebih runyam.

Hal ini dikarenakan perlunya proses re-program karena kunci menggunakan sistem gelombang radio. Kalian bisa menghubungi pihak dealer untuk keperluan duplikat.

Berikan proteksi pada mobil kesayangan Anda

asuransi mobil

 Meskipun mobil bisa lebih aman karena sistem immobilizer, lebih baik kalian tetap memberikan asuransi pada mobil kalian. Segala biaya kerusakan mobil akan ditanggung oleh produk asuransi mobil all risk! Selain itu juga kalian bisa menggunakan asuransi TLO (Total Loss Only) jika ingin premi dengan biaya yang lebih murah! Bandingkan dan pilih berbagai produk asuransi mobil terbaik dan terpercaya hanya di Cekpremi!