Rem Hidrolik Motor: Cara Kerja, Kelebihan, dan Harganya

Jun - 13
2021
rem hidrolik motor

Rem Hidrolik Motor: Cara Kerja, Kelebihan, dan Harganya

Teknologi dalam dunia otomotif terus berkembang, selalu ada fitur atau aksesoris baru yang bisa ditambahkan agar performa berkendara makin maksimal. Selain ada sistem pengereman ABS, berkembang juga sistem rem hidrolik motor yang sistem kerjanya berdasarkan hukum pascal. Bagaimana detailnya dan apa kelebihannya? Simak penjelasan berikut ini.

Secara umum, ada tiga macam model penyaluran sistem rem:

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Sistem Rem Mekanik

Sistem ini masih menggunakan kontrol mekanikal berupa kabel kawat dan banyak diaplikasikan pada rem tromol sepeda motor dan rem parkir manual.

Sistem Rem Angin

Menggunakan tekanan angin untuk menekan tuas rem pada aktuator rem. Artinya, pengguna tidak secara langsung menggerakan tuas aktuator rem lewat pedal rem, melainkan hanya membuka katup dari tangki udara menuju aktuator rem. 

Sistem Rem Hidrolik

Bekerja berdasarkan hukum pascal. Jadi material berupa fluida dijadikan alat untuk meneruskan gaya pengereman dari pedal rem. 

Bagaimana Cara Kerja Rem Hidrolik Motor?

sistem rem motor

Penting untuk diketahui, fungsi rem sangat penting ketika berkendara agar lebih aman. Secara umum sistem kerja rem hidrolik membuat laju kendaraan perlahan melambat hingga akhirnya berhenti sempurna. 

Dalam sistem hidrolik, terdapat beberapa komponen penting, yaitu:

  • Master silinder assy: Berfungsi untuk engubah gerakan mekanis menjadi tekanan hidrolik.
  • Caliper: Berfungsi untuk mengubah kembali energi pada tekanan fluida kedalam bentuk gerakan mekanis.
  • Reservoir Tank: Berfungsi untuk menyimpan cadangan minyak rem atau fluida yang akan dijadikan sebagai penyalur tenaga.
  • Pipa Hidrolik: Saluran tempat mengalirnya fluida atau minyak rem yang memiliki tekanan.
  • Rotor atau Disk Brake
  • Tuas Rem
  • Minyak Rem

Jadi, ketika tuas rem ditekan, maka komponen pada master silinder akan menekan cairan fluida atau minyak rem. Kemudian saat minyak rem mengalami tekanan, brake akan menekan rotor atau disk brake. Hingga kemudian terjadi proses pengereman. Kondisi pengereman juga bergantung pada gaya tekan yang diberikan pengendara terhadap tuas rem. Semakin keras maka gaya pengereman makin tinggi,

Apa Kelebihan Rem Hidrolik?

  • Kinerja pengereman pada sistem hidrolik lebih efisien dibandingkan dengan sistem lain.
  • Jika dibandingkan dengan metode mekanik, tenaganya lebih fleksibel dari sisi penempatan transmisinya. 
  • Sistem hidrolik menggunakan minyak mineral sebagai media pemindahan gayanya.
  • Beban dengan mudah dapat dikontrol dengan memakai katup pengatur tekanan (relief valve). 

Selain kelebihan-kelebihan di atas, ternyata rem hidrolik motor juga memiliki kelemahan. Dari segi harga lebih mahal karena menggunakan fluida cairan yang berupa oli. Kemudian juga apabila terjadi kebocoran bisa mengotori sistem mesin karena cairannya akan langsung menyebar. 

Ketika menggunakan sistem pengereman ini, pastikan Anda merawatnya dengan baik dan melakukan pengecekan rutin pada semua komponennya. Kondisi onderdil motor ternyata paling mempengaruhi lho terhadap performa motor.

Miliki juga perlindungan asuransi TLO untuk melindungi motor kesayangan Anda. Hanya di Cekpremi.com, bisa dapat diskon 25%!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *