Tips Memilih dan Membeli Rumah Subsidi yang Berkualitas. Jangan Sembarangan!

Apr - 14
2021
rumah subsidi

Tips Memilih dan Membeli Rumah Subsidi yang Berkualitas. Jangan Sembarangan!

Rumah subsidi sangat diminati masyarakat karena lebih terjangkau oleh banyak kalangan. Namun, ada banyak hal yang harus diperhatikan jika Anda hendak membeli rumah bersubsidi agar bisa mendapatkan unit berkualitas.

Memilih rumah subsidi merupakan pilihan terbaik di tengah harga hunian yang semakin melambung tinggi.

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Apalagi bagi masyarakat kelas menengah ke bawah yang ingin memiliki hunian, perumah bersubsidi adalah pilihan paling masuk akal.

Harga yang lebih terjangkau menjadi salah satu faktor mengapa peminatnya terus meningkat dari tahun ke tahun.

Namun, harga rumah bersubsidi yang lebih murah turut berdampak terhadap kualitas bangunannya.

Oleh karena itu, banyak hal yang harus Anda perhatikan saat hendak memilih atau membeli rumah subsidi agar hunian yang dipilih memiliki kualitas baik.

Apa Itu Rumah Subsidi?

Rumah subsidi adalah rumah tapak yang memiliki harga jual sangat terjangkau karena mendapatkan bantuan pembiayaan dari pemerintah.

Proses pemberian subsidi langsung diturunkan pemerintah melalui Kementerian PUPR yang bekerja sama dengan developer properti serta pihak bank.

Jika melakukan pembiayaan dengan cara KPR, maka Anda akan dikenakan bunga flat sepanjang masa tenor.

Kebanyakan perumahan bersubsidi berlokasi di daerah-daerah pendukung kota besar utama seperti kawasan satelit Bodetabek dan sekitar Bandung Raya.

Permintaan ketersediaan perumahan bersubsidi dari tahun ke tahun pun semakin meningkat, hal ini tak terlepas dari harganya yang cukup terjangkau.

Harga rumah subsidi pada umumnya berada di kisaran Rp140 juta hingga Rp170 jutaan.

Namun, ada juga developer di daerah-daerah tertentu yang memasang harga jual mulai dari Rp190 juta hingga Rp250 jutaan.

Keuntungan lainnya dari perumahan bersubsidi yaitu biaya DP yang cukup terjangkau, hanya sekitar 5-10% dari total harga rumah.

Perbedaan Rumah Subsidi dan Rumah Non-subsidi

Mungkin Anda bertanya-tanya, lantas apa yang membedakan rumah bersubsidi dengan rumah non-subsidi? Apakah hanya dari segi harga?

Dalam hal ini, prinsip ekonomi berlaku. Harga jual berbanding lurus dengan kualitas barang yang didapatkan.

Rumah subsidi memang tidak sebagus atau semewah rumah komersil, bahkan cenderung memiliki kualitas yang biasa saja atau kurang bagus.

Jangan kaget jika rumah subsidi yang Anda beli memiliki bentuk, desain, serta material yang biasa saja.

Itulah kenapa perumahan bersubsidi dikhususkan untuk kalangan menengah ke bawah atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Tips Memilih dan Membeli Rumah Subsidi yang Terbaik

1. Lihat Rumah Contoh

Tips pertama yang harus Anda lakukan sebelum membeli rumah subsidi yaitu melihat rumah contoh yang tersedia.

Hal ini dilakukan agar Anda bisa mengamati secara langsung bentuk fisik dan kondisi asli dari rumah yang hendak Anda beli tersebut.

2. Amati Kualitas Fisik Bangunan

Sudah menjadi rahasia umum bahwa perumahan bersubsidi memiliki kualitas fisik bangunan yang tidak begitu baik.

Namun, bukan berarti Anda tidak bisa memilih pilihan terbaik dari yang ada, bukan?

Kuncinya, Anda harus cerdik dan jeli memerhatikan setiap bagian bangunan agar Anda tak perlu mengeluarkan uang tambahan untuk merenovasinya.

3. Pertimbangkan Lokasi Rumah Subsidi

Selain memerhatikan kondisi fisik bangunan, cari tahu lebih lanjut juga terkait posisi rumah-rumah bersubsidi yang tersedia.

Tips ini sangat penting dilakukan agar Anda bisa mendapatkan lokasi terbaik dari segi akses, fasilitas, posisi rumah, hingga kondisi sekeliling rumah.

4. Cari Tahu Rekam Jejak Developer

Rekam jejak developer juga penting untuk diperhatikan, lo!

Jangan hanya tergiur oleh iming-iming promo atau gimmick marketingnya agar Anda terhindar dari kasus penipuan perumahan yang marak terjadi.

5. Perhatikan Metode Pembayaran

Mau pembayaran tunai, cicilan KPR, atau metode pembayaran lainnya? Silakan tanya langsung kepada developer.

Namun, rumah subsidi umumnya menggunakan skema pembayaran KPR FLPP (Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).

***

Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam mendapatkan perumahan bersubsidi impian, ya.

Mau hunian Anda semakin terlindungi? Yuk, beli asuransi properti sebagai proteksi ekstra!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *