Sebal Melihat Dinding Bercorak? Ini Cara Mengatasi Tembok Lembab!

Jun - 29
2021
membersihkan dinding lembab

Sebal Melihat Dinding Bercorak? Ini Cara Mengatasi Tembok Lembab!

Ketika kelembaban udara di dalam ruangan tinggi, maka bisa membuat dinding atau tembok menjadi lembab. Seringkali timbul masalah cat yang rusak, menimbulkan corak, dinding berjamur, hingga bau yang tidak enak. Ada banyak faktor yang menyebabkan tembok menjadi lembab. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Berikut adalah penjelasan detail cara mengatasi tembok lembab dan cara mengatasinya.

Apa Penyebab Dinding Lembab?

Ada beberapa penyebab dinding di ruangan bisa menjadi lembab dan bahkan berjamur, ini penjelasannya:

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Kebocoran Air Hujan 

Umumnya, penyebab dinding lembab adalah air hujan yang rembes karena atap atau saluran di atasnya bocor. Jadi, kalau dinding terasa lembab ketika musim hujan, bisa disimpulkan terjadi kebocoran pada atap atau saluran air hujan. Sering terjadi, atap dengan dak beton yang  berbatasan langsung dengan halaman tetangga letaknya tidak sama, sehingga rentan terjadi rembesan.

Kebocoran Air Bersih

Kebocoran air juga terjadi pada pipa saluran air bersih dari pompa, tangki (tandon), atau dari Perusahaan Air Minum (PAM). Untuk alasan keindahan, kadang pipa-pipa ini disembunyikan di dalam dinding. Nah, sering kali terjadi kebocoran pada pipa yang angkirnya merembes de dinding bagian luar. 

Saluran Air Kotor Bocor

Saluran air yang terbuat dari semen tanpa paralon yang tidak kedap air mudah merembes lalu airnya meresap ke dinding. Selain membuat tampilan dinding yang rusak, bisa juga menimbulkan bau tidak sedap pada ruangan karena yang bocor adalah air kotor. 

Adanya Sumber Uap Air 

Ketika di dalam ruangan tertutup ada sumber air yang tidak dilapisi dengan bahan yang kedap air, maka bisa menyebabkan tembok menjadi lembab. Contohnya adalah bak mandi yang tidak terbuat dari keramik bisa menyebabkan air tersebut meresap ke dinding dan menimbulkan tekstur. Air di dinding akan menguap dan menyebabkan ruangan jadi lembab.

Cara Mengatasi Tembok Lembab

mengatasi tembok lembab

Setelah mengetahui beberapa penyebab tembok bisa menjadi lembab, tentunya ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Jika Anda sedang berupaya mengatasi dinding tembok yang lembab, simak beberapa rekomendasi cara di bawah ini.

Periksa Bagian Bangunan yang Lembab

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui penyebabnya dengan memeriksa bagian-bagian bangunan. Mulai dari atap bangunan, talang, saluran pipa air, celah atau retakan yang ada di lantai dan dinding, saluran pembuangan, hingga barang-barang yang berada dekat dengan tembok yang lembab. Setelah itu baru mencari solusi terbaik untuk mengurangi dan mencegahnya semakin melebar. 

Gunakan Cairan Anti Jamur

Ada beberapa kasus dimana penyebab dinding lembab adalah adanya jamur di permukaan atau celah-celahnya. Nah, untuk mengatasinya bisa dengan menyemprotkan cairan anti jamur atau fungisida pada dinding tersebut. Anda juga bisa melakukan hal ini sebagai langkah antisipasi sebelum dinding berjamur lho! 

Waterproofing

Solusi lainnya juga bisa dengan menambahkan bahan anti air pada dinding. Bisa dengan cat waterproof yang berkualitas dan mampu mencegah dinding menyerap air. Cara ini cukup efektif dan sebaiknya dilakukan saat awal membangun rumah. 

Menggunakan Dehumidifier atau Ekstraktor

Penyebab utama dinding lembab adalah ruangan lembab. Solusinya bisa dengan menggunakan dehumidifier atau ekstraktor. Fungsinya untuk menghilangkan kelembaban udara di ruangan. Dehumidifier bentuknya seperti AC, sedangkan ekstraktor berbentuk seperti kipas angin yang dipasang di atap atau dinding. 

Melakukan Pengecatan Ulang

Langkah terakhir yang bisa dilakukan untuk mengatasi tembok lembab adalah dengan pengecatan ulang. Pastikan sebelum melakukan pengecatan, Anda harus menghilangkan jamur terlebih dahulu pada dinding. Jika ada pengelupasan atau keretakan juga harus diratakan terlebih dahulu. Kemudian lakukan pengecatan dengan bahan yang tahan terhadap air, alkali, dan garam untuk mencegah kelembaban berlebih. 

Selain tidak enak dipandang oleh mata, tembok yang lembab juga bisa mengganggu kualitas bangunan dan desain rumah. Oleh karena itu, coba yuk menerapkan tips mengatasi tembok lembab seperti di atas. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *