4 Rekomendasi Jalur Pendakian Gunung Slamet untuk Pendaki Pemula

Jul - 11
2021
jalur pendakian gunung slamet

4 Rekomendasi Jalur Pendakian Gunung Slamet untuk Pendaki Pemula

Ada dua belas jalur pendakian Gunung Slamet yang dapat Anda pilih, tetapi jalur mana ya yang paling cocok untuk pendaki pemula? Simak rekomendasinya di artikel ini!

Gunung Slamet yang berketinggian 3.428 mdpl ini adalah gunung tertinggi di Jawa Tengah dan tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru.

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Jalur pendakian Gunung Slamet termasuk sulit karena terbatasnya sumber air di sepanjang jalur pendakian, terlebih di musim kemarau.

Meskipun begitu, pendakian Gunung Slamet termasuk paling diminati oleh pendaki karena pemandangannya yang luar biasa.

Jika Anda pendaki pemula, sebaiknya pilih 4 rekomendasi jalur pendakian Gunung Slamet berikut ini.

 

4 Jalur Pendakian Gunung Slamet yang Cocok untuk Pemula

1. Jalur Pendakian via Bambangan

Jalur pendakian via Bambangan disebut jalur paling dikenal dan disarankan untuk pendaki karena sudah dikelola dengan baik.

Saking populernya, jalur ini selalu ramai baik pada akhir pekan maupun hari libur nasional.

Jalur via Bambangan memiliki durasi pendakian paling pendek bila dibandingkan dengan jalur lainnya.

Dengan durasi 7-8 jam melewati 9 pos, Anda dapat mencapai puncak Gunung Slamet.

Lama pendakian normalnya 2-3 hari, dengan lokasi berkemah yang ideal di Pos 5 yang terdapat sumber air dan Pos 7.

Di jalur ini, tersedia basecamp yang kondisinya baik dan warung untuk memenuhi kebutuhan logistik selama pendakian.

Anda juga bisa menemukan jasa porter atau pemandu dengan mudah di jalur pendakian Gunung Slamet via Bambangan.

Jalur via Bambangan berlokasi di Jalan Raya Gunung, Bambangan, Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah.

2. Jalur Pendakian via Gunung Malang

Gunung Malang terletak di sisi selatan Gunung Slamet dan termasuk salah satu jalur pendakian yang cocok untuk pemula.

Jalur yang terletak tidak jauh dari jalur via Bambangan ini telah diresmikan oleh PA Gunung Slamet dan Perhutani.

Medan yang akan Anda lalui cukup ringan sampai dengan Pos 3 lalu mulai menanjak terus sampai ke Pos 5 alias puncak Gunung Malang.

Setelah itu, trek pendakian menurun, hingga tiba di pos puncak Gunung Slamet.

Keseluruhan pos diperkirakan dapat dicapai dalam jangka waktu 8-9 jam tergantung kecepatan pendakian. 

Anda dapat menemukan sumber air di Pos 3 dan Pos 4 dan idealnya berkemah di Pos 6.

Basecamp pendakian via Gunung Malang terletak di Clekatakan, Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

3. Jalur Pendakian via Dipajaya

Jalur pendakian Gunung Slamet via Dipajaya adalah alternatif lain di jalur via Bambangan. 

Anda akan melewati Pos 1 dan Pos 2 yang berbeda dengan jalur Bambangan, lalu dilanjutkan dengan Pos 3 sampai puncak yang sama dengan jalur Bambangan.

Jalur ini memangkas waktu dua jam dari jalur Bambangan sehingga Anda akan lebih cepat sampai ke puncak Gunung Slamet.

Meskipun begitu, jalur via Dipajaya termasuk cukup sulit dengan medan yang terjal dari basecamp sampai Pos 2.

Namun, panorama yang disuguhkan tak hanya pegunungan tetapi juga hamparan pantai utara Jawa yang cukup memanjakan mata.

Selama pendakian, Anda dapat menemukan sumber air di Pos 5 dan berkemah di sana atau di Pos 7. 

Alamat basecamp Dipajaya yaitu di Clekatakan, Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Baca juga: Ternyata Ini 7 Perlengkapan Naik Gunung yang Wajib Dibawa!

4. Jalur Pendakian via Guci

Daerah Guci terkenal dengan wisata pemandian air panas dan semakin ramai dengan adanya jalur pendakian Gunung Slamet.

Jalur ini memiliki karakter trek yang panjang dan lebih landai jika dibandingkan dengan jalur pendakian lainnya sehingga cocok untuk pendaki pemula.

Untuk memulai pendakian, Anda dapat memilih tiga basecamp berbeda mulai dari basecamp Permadi, basecamp Gupala, atau basecamp Kompak. 

Kendati relatif landai, jalur pendakian ini memiliki medan beragam, dari trek berbatu, hutan pinus dan hutan tropis, sampai semak belukar dan trek berpasir.

Durasi pendakian normal selama 2-3 hari yang terbagi dalam 5 pos, dengan sumber air tersedia di Pos 4. 

Basecamp jalur pendakian via Guci terletak di Pekandangan, Rembul, Kecamatan Bojong, Tegal, Jawa Tengah.

***

Itulah 4 rekomendasi jalur pendakian Gunung Slamet bagi pendaki pemula. 

Jalur-jalur tersebut adalah jalur resmi, memiliki rute dan pos yang jelas sehingga lebih aman untuk dilalui.

Sebelum mendaki gunung, jangan lupa membeli asuransi perjalanan untuk jaminan keselamatan jiwa Anda, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *